Langsung ke konten utama

Cara Mengetahui Jejak Surfing Internet Dengan Google History



Manusia memang digolongkan sebagai makhluk yang serba kekurangan. Satu kekurangan tersebut dapat dilihat ketika kita sudah dibekali sifat pelupa dan malas. Mungkin sebagian banyak orang akan memegang prinsip dan lebih berkomitmen dengan apa yang mereka lakukan dimasa yang akan datang, tanpa menghiraukan apa yang telah mereka lakukan dimasa silam. Padahal dengan memandang 1 sisi masa silam, dapat memicu motivasi menjadi sebuah tonggak keberhasilan dimasa yang akan datang. Tapi tetap saja, Pelupa akan selalu ada dalam kamus manusia sepanjang hidup.

Begitupun dengan aktivitas kita berjelajah didunia maia. Bagi sebagian para pengguna internet, mungkin enggan mengevaluasi aktivitas mereka didunia maya, Karena mustahil bila hal tersebut dianggap sebagai sesuatu yang penting. Apalagi bagi kita yang suka berburu informasi internet, Informasi yang sudah usang dan tidak up2 date dianggap sebagai sesuatu yang tidak layak diperhitungkan. Hal tersebut yang kemudian memicu anggapan bahwa" Tinggalkan yang lama, dan sambutlah yang baru", padahal informasi yang menarik tidaklah harus yang terbaru dan up2 date bukan ?
Rutinitas inilah yang membuat kita lalai dan melemahkan apabila kita sudah mulai betah memandangi laptop tanpa memperhitungkannya

Lantas apa hubungannya dengan judul artikel diatas?

Kita tahu bahwa sedemikian banya pengguna intenet yang enggan membolak-balik riwayat Aktivitas mereka di internet. Kebanyakan dari kita akan terus mencari informasi terbaru dan tergolong Hot. Dengan semakin padatnya lalu lintas informasi, sebuah informasi lama akan bergeser kegunaanya bila sudah ada informasi baru yang jauh lebih akurat dari informasi sebelumnya. Namun pada faktanya, kita baru akan sadar dan menyesal apabila disuatu saat nanti informasi lama itu sangat bermanfaat, sedangkan kita sendiri lupa dimana kita menemukan informasi berharga tersebut di internet. Dari situlah timbul pemikiran untuk bersusah payah mencarinya lagi dengan bantuan googling. 2 kali kerja namanya bukan

Dengan memanfaatkan Layanan Google History, kini para penggguna internet (Google plus, dan blogger,maupun akun lain yang terintegrasi dengan google) bisa mengetahui aktivitas mereka didunia maya. Riwayat aktivitas tersebut bisa dirangkum berdasarkan aktivitas dan frekuensinya. Termasuk dalam hal ini aktivitas surfing, blogging, download video, review iklan, situs yang dikunjungi maupun sekedar browsing. Dengan fitur ini kita juga bisa memantau rutinitas kita didunia maya secara estafet. Semua catatan jelajah kita akan tersimpan otomatis melalui layanan ini.


Untuk Memulainya langsung saja kunjungi alamat www.google.com/history kemudian loginlah ke akun google anda. Jika anda sudah login ke gmail, maka halaman google history akan langsung tampil tanpa perlu login lagi.
Berikut adalah tampilan google history

Jadi kita bisa mengetahui aktifitas apa saja yang telah kita lakukan selama ini saat berinternet. Mulai dari pencarian yang kita lakukan di google, sampai pada alamat yang kita buka lewat google akan ditampilkan lengkap secara detail disana. Jadi jika kita suatu saat lupa alamat yang pernah kita kunjungi kita bisa melihat track nya lewat google history.
Oh ya, syarat agar aktifitas kita bisa terekam di google history kita harus login ke akun google kita sewaktu online maka google akan otomatis mencatat aktifitas kita sewaktu online. Jika kita tidak login maka tidak akan tercatat oleh google

Jadi kesimpulannya kita bisa membuat semacam 'diary online' kita di google history, kita mau berbuat 'baik' ataupun 'buruk' dalam dunia maya pun bisa tercatat oleh google. Dan semoga dengan melihat track record yang telah kita buka kita jadi sadar apa saja manfaat yang telah kita petik dari berinternet, apakah lebih banyak manfaatnya ataukah lebih banyak maksiatnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuka konten halaman web yang telah expired

Pernahkan anda mempunyai web yang telah expired, dan konten di dalamnya juga belum sempat terselamatkan, atau ingin melihat isi dari web yang telah expired masa berlaku domainnya. Berikut ini cara untuk membuka history halaman web yang telah expired.
Masuk ke alamat https://archive.org/web/
Silahkan masukkan alamat web yang diinginkan, kemudian klik Browse History.



Kemudian pilih tanggal pada saat website di capture yang ditandai dengan efek bold seperti dibawah ini.



Maka akan tampil konten website pada tanggal di capture tersebut.

Semoga bermanfaat.,



Aplikasi Untuk Membuka file Epub di Komputer dan Android

Sekarang ini banyak kita jumpai ebook-ebook di internet baik yang gratis maupun yang berbayar, ekstensi ebook pun kian hari kian berkembang, dari jaman dahulu banyak ebook-ebook kecil berekstensi .txt , kemudian untuk yang skala lebih besar lagi berekstensi .rtf, .chm, .hpl dan lain sebagainya. Namun sekarang semakin berkembangnya jaman, ebook semakin canggih juga, ekstensi yang masih sering digunakan ialah pdf, doc, dan yang lebih modern lagi adalah .epub . Kenapa saya katakan modern, karena .epub ini menurut saya ekstensi paling bagus diantara yang lainnya, lebih interaktif, lebih jernih dan lebih nyaman membacanya. Nah untuk mengetahui tentang asal usul epub, bisa langsung mengunjungi halaman berikut ini http://en.wikipedia.org/wiki/EPUB
Disini yang akan saya bahas adalah cara membuka file .epub . Untuk membukanya, : Pada perangkat komputer (os windows maupun linux) , bisa menggunakan aplikasi calibre , silahkan di unduh aplikasinya :)Pada perangkat Android, bisa menggunakan aplikasi moo…

Menambahkan Hardisk pada Proxmox

Untuk menambahkan hardisk baru pada proxmox,langkah pertama adalah pastikan hardisk sudah terpasang di komputer. Selanjutnya masuk ke server proxmox, dan jalankan perintah berikut untuk mengetahui letak hardisk baru tersebut fdisk -l
Akan terlihat letak dari hardisk baru tersebut, ditempat saya terletak pada /dev/sdb root@seno:~# fdisk -l

WARNING: GPT (GUID Partition Table) detected on '/dev/sda'! The util fdisk doesn't support GPT. Use GNU Parted.


Disk /dev/sda: 300.0 GB, 300000000000 bytes
255 heads, 63 sectors/track, 36472 cylinders, total 585937500 sectors
Units = sectors of 1 * 512 = 512 bytes
Sector size (logical/physical): 512 bytes / 512 bytes
I/O size (minimum/optimal): 512 bytes / 512 bytes
Disk identifier: 0x00000000

 Device Boot      Start         End      Blocks   Id  System
/dev/sda1               1   585937499   292968749+  ee  GPT

WARNING: GPT (GUID Partition Table) detected on '/dev/sdb'! The util fdisk doesn't support GPT. Use GNU Parted.

Disk /dev/sdb:…